Yuk Mengenal Jenis-Jenis Paku Bangunan dan Fungsinya!

Yuk mengenal jenis-jenis paku bangunan dan fungsinya. Salah satu benda yang mempunyai peranan penting dalam suatu bangunan adalah paku. Paku bangunan terbuat dari logam keras yang solid, paku memiliki bentuk lancip pada ujung dan datar pada bagian atas. Paku memiliki fungsi sebagai perekat dinding atau atap pada rangka bangunan agar kokoh dan tidak mudah terlepas. 

Dari bentuk paku yang lancip dan terbuat dari besi solid itulah membuatnya dapat menembus benda padat. Namun, tidak semua jenis paku dapat menembus benda padat. Karena paku memiliki beberapa jenis dengan fungsi yang berbeda. Nah, agar kamu tidak salah memilih artikel ini akan memberitahumu jenis paku beserta fungsinya.

Jenis-Jenis Paku Bangunan dan Fungsinya

(Sumber: Freepik.com)

1. Paku untuk material Kayu

Jenis paku ini adalah jenis paku yang paling sering kita gunakan untuk memasang kayu. Jenis paku ini juga yang sering kita gunakan untuk membuat lubang pada kayu, membuat gantungan barang pada bahan bangunan berjenis kayu. 

Paku untuk kayu ini memiliki beberapa variasi ukuran sesuai fungsi nya. Pada umumnya tersedia ukuran 2 cm, 3 cm, 4 cm, 5 cm, 7 cm, 10 cm hingga 12 cm. Untuk jenis bangunan yang lebih tebal paku dengan ukuran 12 cm yang mampu menembusnya. Karena paku untuk material kayu ini relatif ramping dan daya tembusnya rendah. Paku dengan ukuran yang lebih rendah seperti ukuran 2-7 cm bisa untuk bahan triplek yang memiliki ketebalan normal.

2. Paku untuk material beton

Paku beton ini adalah jenis paku yang sering kita gunakan untuk menggantung foto pada dinding yang berbahan dasar dari beton atau semen. Paku beton ini memiliki daya tembus yang jauh lebih kuat dari paku kayu. Ukuran paku beton ini pun lebih besar dari paku kayu. Dan dari segi harga, paku beton lebih mahal dibanding paku kayu karena dalam pembuatannya paku beton memiliki lebih banyak besi asli.

Dari segi kualitas paku beton ternyata memiliki 2 jenis yaitu putih dan hitam. Paku beton putih dikenal lebih kuat dibanding dengan paku beton berwarna hitam. Ukuran yang tersedia di pasaran untuk paku beton berwarna putih ini adalah 2,5 cm dan 3-7 cm untuk paku berwarna hitam.

3. Paku untuk material seng

Jenis yang terakhir adalah paku seng yang biasa kita kenal dengan sebutan paku payung. Bentuk dari paku ini sama seperti namanya seperti payung, memiliki bentuk melengkung di atasnya. Fungsi dari bentuk payung ini agar air hujan tidak masuk ke dalam paku sehingga dapat menyebabkan bocor. Selain itu juga, ujung paku ini lebih lancip dan tajam dibanding paku biasa agar bisa menembus seng dengan mudah. Warna dari paku ini mirip seperti warna seng, berwarna silver. 

Nah, itulah jenis-jenis paku bangunan dan fungsinya. Setelah mengetahui jenis dan fungsinya, sekarang kamu bisa menentukan jenis paku mana yang akan kamu gunakan untuk keperluan bangunan kamu di rumah. Untuk memilihnya pun kamu harus melihat dari efektivitas atau kecocokan antara paku dengan material bangunan.

Bagikan postingan ini

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp